Daftar Harga Bambu Terbaru untuk Semua Jenis Konstruksi

Bambu merupakan salah satu material yang masih banyak digunakan dalam dunia konstruksi, terutama untuk kebutuhan perancah, penahan cor, hingga struktur ringan. Selain harganya yang ekonomis, bambu juga memiliki karakteristik kuat, fleksibel, dan mudah ditemukan. Banyak kontraktor, pemilik proyek, hingga toko material mencari daftar harga bambu terbaru sebagai acuan dalam menyusun estimasi anggaran. Artikel ini menyajikan data yang akurat, mudah dipahami, serta sesuai dengan kebutuhan pembaca yang sedang mempertimbangkan pembelian material dalam jumlah besar.

Dengan pengalaman menyusun informasi teknis dan komersial di sektor material bangunan, seluruh penjelasan dalam artikel ini disusun berdasarkan prinsip E.E.A.T (Experience, Expertise, Authoritativeness, Trustworthiness) agar pembaca memperoleh referensi yang kredibel dan layak digunakan untuk pengambilan keputusan pembelian.

Mengapa Anda Perlu Mengetahui Daftar Harga Bambu Terbaru?

Harga bambu sering mengalami fluktuasi karena dipengaruhi musim, ketersediaan stok, lokasi pemotongan, hingga biaya distribusi. Mengetahui harga terbaru membantu pembeli dalam beberapa hal berikut.

1. Menyusun RAB (Rencana Anggaran Biaya) Secara Akurat

Data harga terbaru sangat diperlukan agar anggaran proyek tidak meleset jauh dari perhitungan awal.

2. Memahami Perbedaan Harga Antar Jenis Bambu

Setiap jenis bambu memiliki ukuran, kekuatan, dan fleksibilitas berbeda. Harga yang tepat mencerminkan kualitas dan kegunaannya dalam konstruksi.

3. Memilih Supplier Terpercaya

Informasi harga yang jelas memudahkan pembeli menentukan pemasok yang kompetitif sekaligus dapat diandalkan untuk kebutuhan proyek jangka panjang.

Daftar Harga Bambu Terbaru 2025 untuk Kebutuhan Konstruksi

Berikut kisaran harga bambu di pasaran nasional berdasarkan jenis dan fungsinya. Harga dapat berbeda tergantung wilayah, kualitas sortir, dan jumlah pembelian.

1. Bambu Apus

Jenis yang paling banyak digunakan untuk perancah bangunan karena daya lentur yang baik.

  • Panjang 6–7 m: Rp 12.000 – Rp 17.000/batang
  • Bambu Apus Kering: Rp 14.000 – Rp 20.000/batang

2. Bambu Petung

Memiliki diameter besar, lebih tebal, dan lebih kuat sehingga banyak digunakan untuk struktur ringan.

  • Panjang 6–7 m: Rp 25.000 – Rp 35.000/batang
  • Petung Super: Rp 30.000 – Rp 45.000/batang

3. Bambu Wulung

Umumnya dipakai untuk dekorasi, arsitektur tradisional, gazebo, atau interior.

  • Wulung Hitam: Rp 25.000 – Rp 40.000/batang
  • Wulung Poles: Rp 30.000 – Rp 50.000/batang

4. Bambu Kuning

Lebih sering digunakan untuk dekorasi, furnitur, dan kebutuhan non-struktural.

  • Bambu Kuning: Rp 18.000 – Rp 28.000/batang

5. Bambu Perancah Sortir Besar

Digunakan khusus untuk scaffolding dan pekerjaan cor.

  • Perancah Sortir Besar: Rp 18.000 – Rp 25.000/batang
  • Perancah Premium: Rp 22.000 – Rp 30.000/batang

Pembelian dalam jumlah besar umumnya mendapatkan harga grosir dan layanan pengiriman langsung ke lokasi proyek.

Panduan Memilih Bambu yang Tepat untuk Konstruksi

1. Pilih Diameter yang Sesuai

Untuk perancah, pilih bambu dengan diameter besar dan tebal agar kekuatan beban lebih aman.

2. Gunakan Bambu Tua

Bambu usia matang lebih keras, lebih awet, dan tidak mudah retak.

3. Pastikan Kondisi Kering

Bambu yang masih basah lebih rawan lapuk dan tidak ideal untuk beban konstruksi.

4. Sesuaikan dengan Jenis Pekerjaan

  • Perancah → Bambu Apus atau Perancah Sortir Besar
  • Struktur ringan → Bambu Petung
  • Dekorasi → Bambu Wulung atau Kuning

Kesimpulan

Mengetahui daftar harga bambu terbaru sangat penting untuk perencanaan proyek, pemilihan jenis material yang sesuai, serta menentukan supplier terbaik. Harga yang tepat membantu mengoptimalkan biaya tanpa mengorbankan kualitas dan keamanan pekerjaan konstruksi.

Butuh price list bambu terbaru dengan stok stabil untuk proyek Anda? Hubungi kami:
📦 CV SUDAGAR KAYU JAKARTA
📞 WhatsApp: 87776219881
📧 Email: sales@sudagarkayu.co.id

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top